Course Content
Penugasan
Semua tugas di sini bertujuan untuk meningkatkan keahlian Anda sebagai kreator konten, khususnya di FB Pro. Karena itu, silahkan kerjakan tugas-tugas tersebut dengan sebaik-baiknya, ya....
0/31
INFO PENTING
Info penting mengenai penugasan bisa disimak di bagian ini.
0/2
Penugasan | Kelas Facebook Pro

Tugas 2 Bagian 1: Kiat agar Selalu Lancar Menulis

Sebenarnya semua orang bisa menulis. Saya yakin 100% bahwa Anda pasti BISA menulis.

Selama ini Anda merasa tak pandai menulis, karena belum tahu CARANYA.

Nah, CARANYA itulah yang akan kita bahas pada Tugas Hari ini.

Kita akan mulai Tugas 2 ini dengan mempelajari sebuah konsep yang sangat menarik. Jadi silahkan BACA Artikel di Bawah Ini Sampai Selesai dan dengan Teliti, ya.

🔷🔷🔷

Kiat Menulis Bebas: Kiat agar Anda Selalu Lancar Menulis

Kenapa saya sangat yakin bahwa semua orang – termasuk Anda – pasti bisa menulis?

Karena:

PERTAMA:

Kita harus bisa membedakan antara BISA dengan PANDAI atau AHLI. Jika Anda ingin menjadi seorang penulis novel seperti Asma Nadia, Tere Liye atau Boy Candra, tentu Anda harus punya keahlian menulis yang sangat mumpuni.

Namun jika hanya sekadar menulis status di Facebook, pasti semua orang bisa, kan?

Apalagi kalau yang ditulis adalah curhat, atau ngomongin orang, pasti lancar banget nulisnya, hehehe…

Itu artinya semua orang bisa kok menulis.

KEDUA:

Kita mungkin belum sadar bahwa ternyata menulis merupakan salah satu keahlian mendasar manusia. Jadi semua orang sebenarnya BISA MENULIS.

 “Hm…, apa maksud dari KEAHLIAN MENDASAR?”

Keahlian mendasar adalah keahlian yang dalam keadaan normal, setiap manusia tanpa kecuali pasti memilikinya.

Keahlian mendasar tersebut adalah:

  1. Mendengar
  2. Bicara
  3. Membaca
  4. Menulis

Mendengar adalah keahlian pertama yang dimiliki oleh setiap manusia, sejak dia masih bayi. Dari hasil mendengar itulah, kita melakukan PENIRUAN, sehingga akhirnya bisa bicara.

Lalu setelah masuk sekolah, kita diajari membaca. Kita pun MENIRU tulisan-tulisan yang kita baca. Dari situlah kita akhirnya bisa menulis.

Jadi kesimpulannya:

  • Bicara adalah HASIL PENIRUAN terhadap mendengar. Jadi semua orang yang bisa mendengar pasti bisa bicara.
  • Menulis adalah HASIL PENIRUAN terhadap membaca. Jadi semua orang yang bisa membaca pasti bisa menulis.

Kita bisa menulis dengan cara “meniru” apa yang kita baca.

NB: Maksud dari “meniru” di sini bukan menjiplak karya orang lain, ya. Harap bedakan konteksnya.

“Wah, saya tiba-tiba sadar nih… Ternyata semua orang – termasuk saya – punya kemapuan menulis. Tapi kenapa ya, selama ini saya sulit banget untuk menulis?”

Ya, saya sangat paham. Hampir semua orang menghadapi kendala seperti itu. Rasanya sangat berat ketika harus MULAI MENULIS. Bingung harus menulis apa. Bagaimana caranya agar lancar menulis?

Ya, kenapa orang-orang merasa sulit untuk mulai menulis? Jawabannya adalah: Karena mereka terlalu OVERTHINKING. Saat mulai menulis tersebut, mereka:

  • Takut jika tulisannya jelek.
  • Takut jika ditertawakan oleh pembaca.
  • Merasa tidak bisa membuat tulisan sebagus penulis idolanya.
  • Takut jika tulisannya tidak sesuai dengan teori-teori penulisan yang sudah dia ketahui.
  • Merasa tak punya ide.
  • Dan seterusnya.

AYO NGAKU. Hal-hal seperti itu kan, yang Anda alami?

Jadi Sahabat Sekalian: Sekali lagi kita semua tanpa kecuali BISA MENULIS, kok. Hal-hal di ataslah yang membuat kita merasa tidak bisa menulis. Kita terlalu OVERTHINKING, dan itulah yang membuat kita merasa kesulitan dalam menuangkan isi pikiran kita menjadi sebuah tulisan.

Oleh karena itu, kita butuh KIAT JITU agar kendala-kendala seperti di atas bisa teratasi dengan sangat mudah. Kita butuh SOLUSI agar bisa LANCAR MENULIS selancar-lancarnya.

PENTING:

Sekali lagi saya tekankan bahwa saya di sini bukan mengajak Anda menjadi penulis, atau berprofesi jadi penulis. Bukan! Untuk berprofesi sebagai penulis, memang Anda butuh keahlian menulis yang mumpuni.

Di sini saya hanya ingin mengajak Anda untuk belajar dan berlatih agar BISA dan LANCAR MENULIS. Ya, hanya sekadar bisa dan lancar saja.

Anda tidak harus ahli menulis. Namun ketika Anda sudah bisa lancar menulis, walau hanya sekadar menulis status di Facebook, maka itu sudah sangat keren, dan itulah tujuan dari penulisan bab ini.

Oke, sudah paham ya?

Sekarang kita akan masuk ke bagian inti dari bab ini, yakni KIAT MENULIS BEBAS.

🔷🔷🔷

Di atas sudah dibahas bahwa kita butuh SOLUSI agar bisa LANCAR MENULIS, tanpa ada hambatan-hambatan yang menganggu.

Nah, solusi tersebut bernama KIAT MENULIS BEBAS.

“Apa itu kiat menulis bebas?”

Kiat Menulis Bebas adala sebuah TERAPI agar kita BISA:

  • Selalu Lancar Menulis
  • Selalu Punya Ide Tulisan
  • Pintar Menulis

“Masa bisa seperti itu?”

Iya BISA. Sebab saya sering mengadakan pelatihan KIAT MENULIS BEBAS tersebut. Semua peserta yang sudah mempraktekkannya selalu berkata: 

“Saya selama ini mengalami kesulitan dalam menulis. Saya punya banyak ide di kepala. Tapi begitu hendak dituangkan ke dalam tulisan, kok saya tidak bisa menulis apapun. Saya bingung harus mulai dari mana. Sebuah tulisan yang hanya setengah halaman saja pun, bisa sebulan baru selesai.

Tapi setelah menerapkan kiat menulis bebas, alhamdulillah… Saya bisa menyelesaikan tulisan 5 halaman hanya dalam hitungan menit!”

Ya, seperti itulah testimoni dari orang-orang yang sudah mempraktekkan KIAT MENULIS BEBAS. Masya Allah…. Keren banget, kan?

“Iya, keren banget. Tapi bagaimana cara menulis menggunakan kiat menulis bebas tersebut?”

Silahkan baca pembahasannya di bawah ini.

DUA Tahap pada Kiat Menulis Bebas

Bentuk dari terapi MENULIS BEBAS bisa kita simak pada ilustrasi gambar di bawah ini.

Jadi pada Kiat Menulis Bebas tersebut, kita menulis naskah dengan cara melewati dua tahap penulisan, yakni tahap Ruang Privat, dan tahap Ruang Publik.

Yuk kita bahas keduanya.

Tahap 1: RUANG PRIVAT

Ruang Privat pada gambar di atas diilustrasikan sebagai toilet.

Anda pasti sepakat bahwa toilet merupakan ruangan yang paling privat di muka bumi ini, kan?

Di dalam toilet, kita bebas melakukan apapun sesuka-suka kita, tanpa diketahui oleh orang lain.

Bahkan orang-orang yang tidak pandai menyanyi, termasuk yang suaranya paling sumbang sekalipun, akan penuh percaya diri saat menyanyi di dalam toilet.

Kenapa? Ya karena dia bebas menyanyi di sana TANPA BEBAN APAPUN.

Nah, Kiat Menulis Bebas pun sama seperti itu. Bayangkanlah kegiatan menulis tersebut seperti saat Anda menyanyi di dalam toilet. Anda bisa menulis dengan cara dan gaya apapun sesuka-suka Anda, tanpa dibebani oleh overthinking atau pikiran apapun!

Jadi pada Tahap Ruang Privat ini, silahkan Anda MULAI  MENULIS dengan cara:

 Kosongkan pikiran. Jangan memikirkan apapun.

Mulai menulis tanpa memikirkan apapun. LUPAKAN semua overthinking (seperti dijelaska di atas) yang bisa menjadi penghambat Anda dalam menulis.

Apapun yang terlintas di pikiran Anda, LANGSUNG DITULIS tanpa mikir apapun. Ya, apapun itu. Tak perlu khawatir jika tulisan Anda jadi ngelantur ke sana ke mari, karena semua tema dibahas. BIARKAN SAJA.

Lupakan semua teori & kiat menulis. Ya, jika selama ini Anda sudah belajar mengenai berbagai macam kiat dan teori menulis, LUPAKAN ITU SEMUA. Menulislah sebebas mungkin, semau-mau Anda.

Lupakan tulisan orang lain yang menurut Anda sangat bagus. LUPAKAN PENULIS IDOLA ANDA. Hilangkan pemikiran bahwa tulisan Anda harus sama bagusnya dengan tulisan mereka.

Jangan pernah diedit. Biarkan saja jika ada yang salah ketik, kalimatnya terlalu norak, opini Anda memalukan, dan sebagainya. BIARKAN SAJA!

Kenapa kita harus menulis dengan cara yang sebebas-bebasnya seperti itu? Ya karena itu masih tahap ruang privat. Seperti apapun hasil tulisan Anda dari tahap ini, maka itu hanya menjadi konsumsi Anda pribadi. Tidak ada orang lain yang tahu.

Hasil tulisan dari ruang privat ini bukan untuk dipublikasikan di manapun. Itu hanyalah untuk konsumsi pribadi Anda saja. Jadi dijamin 100% aman!

Tahap 2: RUANG PUBLIK

Setelah tulisan kita dibuat dengan cara sesuka-sukanya di ruang privat, saatnya tulisan tersebut kita bawa ke ruang publik, alias DIPUBLIKASIKAN. Mungkin tulisannya dimuat di website tertentu, diposting sebagai status Facebook, dan sebagainya.

Karena akan dipublikasikan, maka kita tentu ingin agar tulisan tersebut sempurna, sebagus mungkin, tak ada yang salah, kan?

Oleh karena itulah: Sebelum tulisannya dipublikasikan, mari melakukan CEK DAN RICEK:

Silahkan mulai mengedit tulisan tersebut. Perbaiki yang salah ketik. Hilangkan kalimat yang tidak perlu. Hapus bagian-bagian yang ngelantur. Tambahkan bagian-bagian yang ternyata belum dibahas. Dan seterusnya.

Edit dan revisi terus sampai dianggap bagus.

Tapi jangan mengedit tanpa batas dengan tujuan agar tulisannya sempurnya. Ingat: Tak ada karya manusia yang sempurna.  Kualitas tulisan berasal dari LATIHAN.

Setelah selesai mengedit, merevisi, dan Anda sudah cukup puas terhadap hasilnya, maka silahkan PUBLIKASIKAN.

🔷🔷🔷

Nah, agar Anda bisa lancar menulis selancar-lancarnya, maka coba praktekkan KIAT MENULIS BEBAS ini. Insya Allah hasilnya akan sangat tokcer.

SILAHKAN LANGSUNG PRAKTEKKAN SEKARANG JUGA. JANGAN DITUNDA-TUNDA!

🔷🔷🔷

PENTING: Tujuan utama dari KIAT MENULIS BEBAS adalah mengubah Anda yang sulit menulis menjadi lancar menulis. Jadi kiat ini sebenarnya lebih ditujukan kepada para pemula.

Jika Anda sudah lancar menulis, maka Anda bisa melupakan kiat menulis bebas ini. Sebab jika sudah ahli, maka biasanya Anda bisa menulis dengan lancar secara refleks. Karena sudah terbiasa.

🔷🔷🔷

Silahkan klik tombol Next di bawah ini untuk masuk ke Bagian 3.

You cannot copy content of this page